Palu (17/7) – Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah menyelenggarakan Seminar dan Indepth Interview Masyarakat Miskin dan Tidak Mampu sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas pemutakhiran data kemiskinan di Provinsi Sulawesi Tengah.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Drs. Rifki Anata, Mustaqim, MSi, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah, didampingi Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah, serta dihadiri oleh perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Inspektorat Provinsi Sulawesi Tengah, dan Badan Pusat Statistik (BPS). serta Tim Pengelola Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Provinsi Sulawesi Tengah.

Selain peserta di tingkat provinsi, kegiatan ini juga diikuti oleh Tim Pengelola DTSEN Kabupaten/Kota yang menjadi lokus pelaksanaan, yaitu Kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Donggala, Kabupaten Morowali, dan Kota Palu. Pelaksanaan seminar dilakukan secara hybrid, sehingga peserta dapat mengikuti kegiatan baik secara luring maupun daring.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah menegaskan bahwa data kemiskinan yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan merupakan fondasi utama dalam penyusunan kebijakan serta penyaluran berbagai program perlindungan sosial. Oleh karena itu, diperlukan sinergi lintas perangkat daerah dan seluruh pemangku kepentingan agar proses pemutakhiran data berjalan objektif, transparan, dan sesuai kondisi riil di lapangan.

Melalui seminar dan sesi indepth interview, para peserta mendiskusikan berbagai tantangan dalam pendataan masyarakat miskin dan tidak mampu, sekaligus menghimpun masukan strategis guna meningkatkan kualitas data, Pendekatan ini diharapkan mampu menghasilkan informasi yang lebih komprehensif sebagai dasar penyusunan kebijakan pengentasan kemiskinan yang tepat sasaran.
Kehadiran Bappeda, PMD, Dukcapil, Inspektorat, dan BPS menunjukkan komitmen bersama dalam membangun tata kelola data kemiskinan yang terintegrasi. Kolaborasi antarinstansi diharapkan dapat memperkuat sinkronisasi data, meningkatkan akurasi, serta mendukung efektivitas program penanggulangan kemiskinan di Sulawesi Tengah.
Melalui kegiatan ini, Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penyediaan data sosial yang berkualitas sebagai landasan perencanaan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan, sehingga berbagai program bantuan sosial dan pemberdayaan masyarakat dapat menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan.
Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah Gelar Seminar Persiapan Pelaksanaan Indepth Interview Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Provinsi Sulawesi Tengah
