Palu (10/8) — Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah, Drs. Rifki Anata Mustaqim, M.Si., melepas Tim Anjangsana dan Bakti Sosial dalam rangka rangkaian Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, bertempat di Kantor Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah, Senin (10/8/2026).
Kegiatan pelepasan tim tersebut dihadiri oleh unsur Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Tengah, Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sulawesi Tengah, Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sulawesi Tengah.
Dalam pelaksanaan kegiatan, Sekretariat Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah turut mendampingi Tim TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah dalam melaksanakan kunjungan anjangsana dan bakti sosial.
Dalam arahannya, Drs. Rifki Anata Mustaqim, M.Si. menyampaikan bahwa kegiatan anjangsana dan bakti sosial merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah dan seluruh unsur terkait terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
“Kegiatan ini bukan hanya tentang memberikan bantuan, tetapi bagaimana kita hadir di tengah-tengah mereka, bersilaturahmi, memberikan perhatian, motivasi, dan semangat kepada anak-anak yang berada di Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS),” ujar Rifki.
Usai pelepasan, Tim Anjangsana dan Bakti Sosial bergerak menuju tiga LKS di wilayah Kota Palu, dengan agenda silaturahmi, pemberian motivasi, serta penyerahan bantuan sosial berupa paket kebutuhan pokok.
Adapun tiga LKS yang menjadi sasaran kunjungan yakni LKS Nurul Huda Sidik, LKS Panti Asuhan Al-Hijrah Duyu, dan LKS Panti Asuhan Al-Ikhlas Kabonena.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan mengedepankan nilai kepedulian, kebersamaan, gotong royong, dan solidaritas sosial.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah, Dharma Wanita Persatuan, BRIDA, Bappeda, serta seluruh jajaran Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah yang telah berpartisipasi dan mendukung kegiatan tersebut.
“Kolaborasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam memperkuat penyelenggaraan kesejahteraan sosial. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Kepedulian dan kebersamaan seluruh pihak sangat dibutuhkan untuk memberikan perlindungan dan pemenuhan kebutuhan dasar bagi masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.
Melalui kegiatan anjangsana dan bakti sosial ini, diharapkan terjalin silaturahmi yang semakin kuat antara pemerintah, organisasi perempuan, perangkat daerah, lembaga kesejahteraan sosial, dan masyarakat.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat berbagi, peduli, dan bergotong royong dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
